Home Kabar Kampus Racana IAIDA Gelar KMD ke-3

Racana IAIDA Gelar KMD ke-3

195
0
Suasana ramai dan semangat pembukaan KMD ke-3 IAIDA

Blokagung – Racana Mbah Yai Syafa’at (putra) dan racana Mbah Nyai Maryam (putri) Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) Blokagung menggelar Kursus Mahir Dasar (KMD) ke-3 selama satu minggu dimulai hari Minggu-Sabtu, tanggal 10-16 Pebruari 2020. Mulai pukul 06.30 WIB peserta sudah mulai ramai berdatangan meskipum acara pembukaan dimulai pukul 08.00 WIB. Pada acara pembukaan hadir Wakil Rektor I IAIDA Bidang Akademik, Penelitian dan Pengembangan Lembaga, Drs. Eko Budiywono, MH. juga Wakil Rektor III IAIDA Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasma, Drs. H. M. Khozin Kharis, MH. serta tim pelatih Kwarcab Banyuwangi.

Dalam Sambutan mewakili Rektor IAIDA, Drs. Eko Budiywono, MH. mengharapkan ketertiban peserta untuk selalu dijaga karena acara ini bertempat di kampus berbasis pesantren, diharapkan peserta putra dan putri punya batasan yang mengikuti aturan pesantren, selain itu seluruh peserta dihimbau untuk serius mengikuti kegiatan tersebut agar output kegiatan sesuai harapan, calon pembina yang benar-benar siap secara intelektual, mental dan moral.

Sambutan oleh Wakil Rektor I

“Mewakili Bapak Rektor yang mohon maaf berhalangan hadir, saya berharap panitia dan peserta sanggup menjaga ketertiban selama kegiatan ini berlangsung, peserta putra dan putri punya batasan dalam berinteraksi mengikuti aturan Pesantren Darussalam Blokagung, karena acaranya bertempat di IAIDA, kampus berbasis pesantren. Peserta yang serius dalam mengikuti kegiatan ini, agar usai kegiatan ini seluruh peserta siap menjadi pembina pramuka yang kompeten di sekolah, baik dari segi intelektual penguasaan materi, mental yang tanggap, kreatif dan terampil, serta punya moral yang baik, sehingga bisa diterima dengan baik oleh masyarakat dan pemerintah, khususnya lembaga pendidikan yang merekrut Saudara”, harapnya.

Harapan tersebut senada dengan ungkapan Sairul yang mewakili pelatih Kwarcab Banyuwangi dalam sambutannnya yang meminta peserta untuk bisa menjadi teladan yang baik.

“Jadilah teladan yang baik, karena jadi pembina¬† tidak mungkin akan sukses jika tidak mampu memberikan teladan, menyuruh disiplin peserta, maka mulailah pembinanya dulu yang disiplin, meminta peserta terampil, maka hendaknya pembina memiliki terlebih dulu keterampilan itu”, ungkapnya.

Kegiatan ini direncanakan 4 hari di ruangan dan 3 hari di luar ruangan dengan berkemah. Oleh karena itulah peserta kegiatan ini dari awal cek in peserta sudah membawa perlengkapan berkemah, yakni tenda dan sebagainya.

Seperti keterangan Lutfi Wakhid, pembina racana IAIDA, bahwa ruang kelas IAIDA  digunakan sebagai penginapan dan auditorium IAIDA untuk pembekalan materi pada peserta yang disampaikan oleh 8 pelatih dari Kwarcab Banyuwangi.

“Sebenarnya yang berwenang sebagai penyelenggara KMD itu Pusdiklat, Kwarcab, tapi diperbolehkan kwartir dan racana menyelenggarakan atas rekomendasi Pusdiklat, Kawarcab, alhamdulillah racana IAIDA sudah kali ketiga ini mengadakan KMD dengan pemateri dari 8 pelatih kwarcab, insyaallah sesuai rencana 4 hari pembekalan materi di Auditorium IAIDA, beristirahatnya di ruang-ruang kelas IAIDA, kebetulan momennya fakuktatif, libur pasca UAS, dan 3 hari di lapangan, berkemah sekaligus aplikasi materi yang disampaikan pelatih”, jelasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa KMD ke-3 ini diikuti oleh 83 peserta, 40 peserta dari racana IAIDA dan 43 lainnya dari sekolah dan kampus di Banyuwangi dan di luar Banyuwangi. Peserta terjauh dari kota Malang yang berstatus mahasiswa. Variasi peserta terdiri dari siswa, mahasiswa, guru dan dosen.

“Ada 83 peserta, 40 dari racana IAIDA dan 43 dari sekolah dan kampus lain, ada tenaga kependidikan Poliwangi Banyuwangi, selain itu mahasiswa, dari sekolah juga banyak, siswa maupun guru, peserta terjauhnya dari Malang, insyaallah ini adalah KMD dengan peserta terbanyak yang direkomendasi oleh Kwarcab Banyuwangi”, terangnya.

Tujuan dilaksanakannya KMD adalah untuk pembekalan kepada calon pembina pramuka, baik siaga, penggalang maupun penegak. Jadi harapannya peserta yang lulus pada KMD siap menjadi pembina pramuka di tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Seperti keterangan dari Yurda Bahtiar, Seksi Humas racana Mbah Yai Syafa’at, berikut ini.

“Jadi KMD itu bertujuan membekali calon pembina pramuka Siaga (SD), Penggalang (SLTP) dan Penegak (SLTA) agar mereka siap menjadi pembina pembina dengan menguasai materi dan terampil menerapkan materi pada saat memberikan pembinaan”, ujarnya.

Sementara itu, Zainuri Afif, Ketua Pelaksana kegiatan tersebut menuturkan bahwa meskipun ia kini sudah alumni IAIDA tetapi keputusannya menerima amanah tersebut adalah sebagai pengabdian dan kontribusi untuk kampus yang ia cintai.

“Saya menerima amanah sebagai ketua panitia KMD ini karena saya sangat mencintai almamater saya, IAIDA, maka saya ingin berkontribusi dan mengabdi melalui kesempatan ini, semoga bisa menjadi kenangan yang baik untuk saya pribadi”, harapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here