Home Kabar Kampus Pembukaan ORDIK 2020

Pembukaan ORDIK 2020

41
0
Peresmian Pembukaan ORDIK 2020.

Blokagung – Hari ini (3/10/2020) adalah pembukaan Orientasi Pendidikan Kampus (ORDIK) 2020 untuk mahasiswa baru tahun angkatan 2020/2021. ORDIK pada tahun ini dilkasanakan sedikit berbeda dengan tahun kemarin, biasanya ordik dilaksanakan selama beberapa hari dengan berbagai pengenalan terhadap lingungan kampus, mulai dari tur kelas, pengenalan sistem akademik dan pengenalan terhadap dosen dan staff prodi maupun seluruh rektorat IAIDA. Namun pada tahun ini, mengingat masa pandemi yang belum selesai dan mahasiswa yang ada di pondok masih dalam masa karantina kedua, maka ORDIK dilaksanakan mengikuti arahan dari yayasan yaitu hanya dilaksanakan sehari tiap gelombangnya, diantaranya:
Gelombang Pertama: mahasiswi baru santri putri dilaksanakan pada hari Sabtu, 03 Oktober 2020, bertempat di Halaman Pondok Santri Putri Utara.
Gelombang Kedua: mahasiswa baru santri putra dilaksanakan pada hari Minggu, 04 Oktober 2020, bertempat di Halaman Pondok Santri Putri Utara.
Gelombang Ketiga: mahasiswa baru desa (luar pesantren) putra dan putri dilaksanakan pada hari Senin, 05 Oktober 2020, bertempat di Kampus 2 IAIDA.

ORDIK ini bertujuan untuk mengenalkan mahasiswa baru terhadap kampus yang akan menjadi tempat belajar dan menuntut ilmu selama 4 tahun ke depan, sistem yang ada didalamnya terkait akademik dan berkenalan dengan kakak tingkat yang mana sudah lebih tau detail dari kampusnya. ORDIK pada tahun ini, menekankan pada Pengenalan Akademik dan Keuangan, Pengenalan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pengenalan Kepesantrenan.

Sambutan oleh Rektor, KH. Ahmad Munib Syafa’at, Lc., M.E.I.

Pembukaan ORDIK langsung dibuka oleh Rektor IAIDA, KH. Ahmad Munib Syafa’at, Lc., M.E.I. Beliau memberikan sambutan hangat dan bangga kepada mahasiswa baru yang mengikuti ORDIK pada tahun ini. “Hari ini, saya sungguh berbangga bisa menyambut kehadiran mahasiswa baru IAIDA, selamat datang calon-calon pemimpin umat dan bangsa.” Sambut beliau pada awal pembukaan. Beliau juga menambahkan: “Panjenengan semua ketika sudah menjadi mahasiswa sudah dianggap sebagai orang dewasa, yang dimaksud orang dewasa adalah orang yang sadar akan dirinya, bisa bertanggung jawab pada diri sendiri dan masa depannya.”

Tak lupa juga, beliau mengingatkan kepada mahasiswa baru untuk bisa memantaskan diri sebagai bagian dari perguruan tinggi berbasis pesantren. “Memasuki kampus IAIDA, kiranya perlu disadari bahwa perguruan tinggi ini bukan hanya mengajarkan ilmu dan melaksanakan Tri Dharma. Namun IAIDA juga mengemban misi dakwah Islam. Setiap civitas akademika, dosen dan mahasiswa serta seluruh keluarga IAIDA, hendaknya dapat menjadi cermin dan teladan di masyarakat dan di mana pun, dalam hal agama, ahlak, maupun sopan santun. Mahasiswa baru hendaknya menyadari, kita semua akan selalu dinilai dan disoroti, apakah perilaku kita sesuai dengan norma-norma agama yang kita yakini. Oleh karena itu, mulai saat ini, semuanya saja kita minta dapat “memantaskan diri” sebagai mahasiswa IAIDA baik dalam bertutur kata, berpenampilan, bergaul maupun dalam keseluruhan perilakunya. Kata kuncinya adalah “Memantaskan Diri” sebagai bagian dari masyarakat kampus yang berbasis pesantren.”

Para peserta ORDIK 2020 dengan protokol kesehatan.

Setelah membuka acara ORDIK 2020, Beliau juga memotong pita sebagai tanda bahwa acara ini sudah resmi dilaksanakan dilanjutkan dengan pemberian ID Card secara simbolis kepada mahasiswa baru sebagai tanda pengenal selama ORDIK dilaksanakan. Acara ini juga sangat memperhatikan protokol kesehatan yaitu dengan menjaga jarak, memakai masker, cuci tangan, cek suhu tubuh dan menggunakan hand sanitizer ketika acara dilaksanakan agar saling melindungi dan antara santri dan Civitas Akademika IAIDA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here