Home Kabar Kampus Mahasiswa Fakultas Dakwah Kerjasama Dengan Ranting NU Tegalsari Peringati Hari Santri Nasional

Mahasiswa Fakultas Dakwah Kerjasama Dengan Ranting NU Tegalsari Peringati Hari Santri Nasional

69
0

Tegalsari – 18/10/2020 Pandemi Covid19 yang belum berakhir tidak membatasi semangat mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) Institut Agama Islam (IAIDA) Blokagung Banyuwangi dalam semangat memperingati Hari Santri Nasional bekerjasama dengan Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Tegalsari melalui kuliah shubuh menghadirkan Ustadz Abdul Ghofar Lazim dari Rogojampi.

Menyampaikan tema: “Syiar Islam Nusantara Oleh Wali Songo Dengan Metode Ramah dan Bahagia”. Ustadz Abdul Ghafar Lazim yang merupakan Dai kondang kebanggaan masyarakat Banyuwangi tersebut mengajak masyarakat yang hadir dari pengurus ranting NU dan banomnya agar dalam berdakwah mensyiarkan agama Islam harus dengan cara ramah, senang dan bahagia, seperti apa yang telah dilakukan oleh Wali Songo.

“Sangat dianjurkan berdakwah itu harus dengan cara-cara yang ramah, tujuannya jelas, sikap kita yang ramah itulah yang mengantarkan kita diterima masyarakat, nah kalau kita sudah diterima masyarakat, maka otomatis apa yang kita sampaikan pada masyarakat diterima dengan baik oleh mereka”, urainya.

Lebih lanjut, Ustadz Ghafar, sapaan alumni Fakultas Dakwah IAIDA tersebut menambahkan bahwa sikap ramah dalam berdakwah juga perlu dilengkapi dengan rasa senang dan bahagia.

“Selanjutnya, berdakwah pada masyarakat juga perlu dilakukan dengan perasaan senang dan bahagia, kenapa? Karena perasaan senang dan bahagia itulah yang membuat kita tidak terbebani saat, misalnya: sebagian masyarakat ada yang tidak menyukai kita, sebagian masyarakat ada yang tidak menghargai kita, sebagian masyarakat ada yang cuek pada materi yang kita sampaikan, tenang saja, kita tetap melakukan dakwah dengan senang dan bahagia, karena tujuan dakwah untuk syiar Islam, lillaahi ta’aala, insyaallah, bisa dipastikan, jika kita senang dan bahagia, masyarakat tentunya juga senang dan bahagia bersama kita, senang dan bahagia menerima materi dakwah kita, kalaupun sebagian ada yang tidak suka, tidak menghargai, cuek, itu sangat wajar, karena jika ada sebagian masyarakat yang senang pada kita, sebagian lainnya tidak senang, Nabi, Kyai, Ustadz ada yang senang ada yang tidak senang, apalagi kita? Nggih kan?”, terangnya.

Acara yang berlangsung di Aula kantor NU Tegalsari tersebut berlangsung khidmat dan meriah karena Ustadz Ghofar sangat pandai dalam membuat guyonan yang membuat masyarakat tetap semangat menyimak pesan-pesan yang disampaikan meskipun sudah lebih dari 1 jam, tetapi masyarakat tetap senang dan khusyuk dan tidak ada satupun yang beranjak meninggalkan lokasi.

Ustadz Abdus Salam, ketua ranting NU Tegalsari merasa sangat beruntung bisa bekerjasama dengan mahasiswa Fakultas Dakwah IAIDA Blokagung karena bisa menghadirkan Ustadz Ghofar yang sangat disenangi masyarakat dan membuat masyarakat betah dan mau menerima materi dakwah dengan senang dan bahagia.

“Alhamdulillah, kami senang sekali atas terlaksananya peringatan Hari Santri Nasional di tengah Pandemi Covid19 tetap semangat syiar Islam, kami sangat berterimakasih pada mahasiswa Fakultas Dakwah yang telah menghadirkan Ustadz Ghofar, Dai yang sangat disenangi masyarakat, sangat terbantu karena mahasiswa Fakultas Dakwah telah cukup profesional dalam mendokumentasikan kegiatan ini, baik melalui foto maupun audio visual, tentunya mereka telah sukses mengaplikasikan materi Fotografi dan Teknik Shooting dan Editing”, jelas Alumni Prodi KPI, Fakultas Dakwah, angkatan tahun 2003 itu bangga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here