Home Kabar Kampus Ikhsan, Mahasiswa IAIDA 8 kali juara Da’i Tingkat Nasional di Musim Pandemi

Ikhsan, Mahasiswa IAIDA 8 kali juara Da’i Tingkat Nasional di Musim Pandemi

116
0
Moh. Fathul Ikhsan

Banyuwangi – 26/11/2020, Pandemi Covid19 tidak lantas menutup keinginan dan semangat mahasiswa Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) Blokagung Banyuwangi untuk berprestasi di tingkat Nasional sesuai dengan potensi yang dimiliki. Hal ini terbukti pada kurun 16 September sampai 25 November 2020 notabene belum dinyatakan berakhirnya masa Pandemi Covid19 oleh Pemerintah Indonesia, Moh. Fathul Ikhsan, mahasiswa semester tiga Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi meraih 8 kali juara lomba Da’i tingkat Nasional.

Berikut ini adalah daftar lomba Da’I tingkat Nasional yang berhasil dimenangkan oleh Ikhsan, yaitu: (1) Juara 1 Lomba Da’i tingkat Nasional, penyelenggara IAIN Pekalongan (Penilaian 5-25 November 2020); (2) Juara 1 Lomba Da’i tingkat Nasional, penyelenggara Pondok Pesantren Salafiyah al-Istiqomah Kuningan Jawa Barat (Penilaian 29 Oktober – 15 November 2020); (3) Juara 2 Lomba Da’ tingkat Nasional, penyelenggara Ma’had al-Jami’ah IAIN Salatiga (Penilaian 16 September – 19 Oktober 2020); (4) Juara Lomba Da’i tingkat Nasional, peneyelenggara BEM Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh (Penllaian 22 Oktober – 08 November 2020); (5) Juara 1 Lomba Da’i tingkat Nasional, penyelenggara Universitas Negeri Jakarta dengan tema kegiatan: “Nasional Islamic Competition Online Qur’an Festival Msulim Culture Fair 6 (Penilaian 09-12 November 2020); (6) Juara 3 Lomba Da’i tingkat Nasional, penyelenggara Tawadlu’ TV Memperingati Hari Santri Nasional di Pondok Tahfidz at-Tawadlu’, Depok (Penilaian 20-22 Oktober 2020); (7) Juara 3 Lomba Da’i tingkat Nasional, penyelenggara Universitas Hsyim Asy’ari Jombang dalam rangka Memperingati Hari Santri Nasional (Penilaian15 Oktober-03 November 2020); (8) Juara 2 Harapan Lomba Da’i tingkat Nasional, penyelenggara Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Selatan (Penilaian 05-15 Oktober 2020).

Selain itu Ihsan juga telah terdaftar mengikuti enam lomba Da’i tingkat Nasional yang masih dalam proses penilaian yang diselenggarakan oleh Universitas Lampung Mangkurat Banjarmasin, IAIN Salatiga, IAIN Langsa, PC IPNU & IPPNU Tuban, Literasi Islamic Book Fair dan Pondok Pesantren Darus Sa’adah Lampung yang penilaiannya paling akhir tanggal 25 Desember 2020.

Ikhsan yang rumahnya di daerah Malangsari, Kalibaru dan dekat dengan gunung Gumitir perbatasan kabupaten Banyuwangi dan kabupaten Jember tersebut, mempunyai keinginan dan semangat yang kuat untuk bisa berprestasi di tingkat Nasional diantaranya dengan misi mengenalkan IAIDA dan menjalin shilaturrahmi dengan mahasiswa perguruan tinggi nasional. Menurutnya IAIDA Blokagung Banyuwangi meskipun jauh dari kota tapi mahasiswanya berpotensi bisa berprestasi di tingkat Nasional.

“Saya itu bangga kuliah di IAIDA, karena berbasis pesantren, yakni pesantren Darussalam Blokagung yang merupakan pesantren terbesar di kabupaten Banyuwangi. Meskipun IAIDA jauh dari kota dan berada di dekat gunung Srawet, masuk di Kawasan Banyuwangi Selatan, tapi mahasiswanya yang mayoritas santri berasal dari seluruh daerah di Indonesia, mulai Sabang sampai Merauke. Mereka semua mayoritas telah berpresatsi di daerahnya. Oleh karena itulah saya merasa sudah saatnya mahasiswa IAIDA berprestasi di tingkat Nasional. Nah, hal itu menjadi salah satu misi saya mengikuti lomba Da’i tingkat Nasional selain juga ingin menjalin shilaturrahmi dengan mahasiswa perguruan tinggi se-Indonesia”, urainya.

Sehari-hari, Ihsan yang merupakan santri Pesantren Darussalam Blokagung tersebut memang menekuni bidang dakwah. Saat ini ia menjadi pengurus organisasi dakwah Maziyatul Fata noatabene organisasi santri yang berorientasi mendidik santri belajar dan berani berdakwah baik di dalam maupun di luar Pondok Pesantren Darussalam Blokagung. Mayoritas anggota organisasi Maziyatul Fata menjadi delegasi dalam perlomabaan di tingkat kabupaten, provinsi sampai tingkat Nasional. Selain itu Ikhsan juga aktif sebagai anggota Korps Dakwah Santri yang disingkat Kodasa, merupakan santri-santri terpilih yang menjadi duta Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwagi untuk membimbing masyarakat sekitar dalam kegiatan agama dan keagamaan.

Berawal dari keikutsertaanya pada lomba Da’i di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur pada bulan Februari 2020, sebelum menyebarnya virus Corona dan diberalakukannya Pandemi Covid19. Waktu itu ia mendapat juara 3, sedangkan juara 1 dan juara 2 adalah dari utusan Pesntren Al-Aksi Jakarta yang diakui kualitasnya mampu mencetak calon-calon Da’I di tingkat Nasional bahkan Internasional. Ikhsan sebagai salah satu peserta yang juga menjadi juara pada perlombaan tersebut mendapat kesempatan untuk bergabung dalam WhatsApp Group (WAG) yang kemudian menjadi media shilaturrahmi dan informasi terkait perlombaan Da’i tingkat Nasional banyak diselenggarakan oleh pesantren, pergurun tinggi, orgnisasi masyarakat dan pemerintah.

“Awalnya Ikhsan mendapat banyak sekali link lomba Da’I itu adalah saat Ikhsan ikut lomba Da’I di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. Alhamdulillah waktu itu Ikhsan juara 3. Lalu Ikhsan diikutkan grup WA yang di dalamnya ada dari Aksi yang menjadi juara 1 & 2. Nah di grup itu kemudian Ikhsan mendapatkan banyak sekali link lomba-lomba Da’i tingkat Nasional, khususnya yang dikirimkan oleh santri Pesantren Al-Aksi Jakarta yang memang fokus mendidik santri belajar berdakwah dan berprestasi di tingkat Nasional bahkan Internasional”, jelasnya.

Selamat Ikhsan, teruslah berprestasi sesuai potensi yang dimiliki, terimakasih telah mengharumkan nama IAIDA Blokagung dan tentunya Pondok Pesantren Darussalam Blokagung di tingkat Nasional. Semoga menginspirasi mahasiswa dan santri untuk turut juga berpresatsi di tingkat Nasional, tentu sesuai potensi yang dimiliki. Saatnya mahasiswa santri juara, semoga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here