IAIDA Blokagung kembali menggelar kegiatan pengabdian pada masyarakat

IAIDA Blokagung kembali menggelar kegiatan pengabdian pada masyarakat

Blokagung – Intitut Agama Islam Darussalam (IAIDA) Blokagung kembali melaksanakan kegiatan pengabdian Masyarakat. kegiatan kali ini digelar di Aula SMK NU Kalibaru, pada minggu 28 Agustus 2022.

Melalui pembinaan mutu dan madrasah dengan tema “Inovasi Pendidikan madrasah atau pesantren dalam era society 5.0”

Seminar dilaksanakan sekaligus sebagai peringatan hari Kemerdekaan. puluhan Guru serta Kepala sekolah atau Madrasah dibawah naungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif PCNU hadir guna bertatap muka dan sharing bersama.

Acara dibuka langsung oleh Rektor IAIDA Blokagung Dr. KH. Ahmad Munib Syafa’at Lc.M.E.I. Diawali dengan menyanyikan Indonesia raya, Mars Syubbanul Wathon dan Shalawat badar menyusul dinyanyikan secara bersama-bersama. Tentu hal itu menjadi penggugah semangat perjuangan dalam mengisi kemerdekaan.

Pada kesempatan itu, Rektor IAIDA Blokagung dan Kepala SMA NU Kalibaru memberi santunan kepada anak yatim di sekitar area sekolah. Tak lupa sebelum memulai seminar, peserta serta seluruh undangan yang hadir berdoa bersama guna memohon supaya mendapat ridho dan berkah dari Allah swt. Rangkaian do’a yang dipimpin oleh Drs. H. Moh. Khozin Kharis, MH. berjalan khusyuk dan khidmat.

Adapun narasumber yang diundang hadirkan pagi itu adalah Ketua Prodi S2 Manajemen Pendidikan Islam IAIDA Blokagung, Dr. KH. Muhammad Imam Khaudli, S.Pd.I., M.Si. Dengan dimoderatori langsung oleh Wakil Dekan satu Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIDA Blokagung, Moh. Harun al-Rosid, M.Pd.I.,.

Dikemukakan, tujuan utama dari seminar tersebut adalah sebagai wadah sharing kegiatan unggulan dari tiap-tiap sekolah dan madrasah. Tak ayal, peserta saling berebut melontarkan keluh kesah dan pertanyaan terkait kendala yang dihadapi, serta tak jarang mereka meminta kiat dan saran inovasi guna pengembangan madrasah dan sekolah yang dikelola oleh peserta.

Rektor IAIDA menyampaikan, perubahan adalah keniscayaan termasuk dalam pengelolaan madrasah maupun sekolah. “Inovasi it u penting, karena perubahan adalah sebuah keniscayaan, teruslah berkembang agar tidak hilang, maka di era society 5.0 saat semua terhubung dengan dunia digital pengelola madrasah maupun sekolah harus mampu memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan kuantitas dan kualitas melalui publikasi pada media sosial yang dikelola dengan baik, tentu juga meningkatkan mutu pembelajaran dan prestasi agar semakin maju dan diminati,” paparnya.

Narasumber pun menggaris bawahi dan sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Rektor IAIDA.  Dosen yang kerap kali disapa Gus Haudli itupun menyampaikan pentingnya madrasah maupun sekolah memiliki ciri khas yang dapat bersaing dan diunggulkan sehingga dapat menjadi nilai tawar kepada masyarakat agar peminat untuk menjadi peserta belajar mengalami peningkatan.

“Sebagai pengelola madrasah maupun sekolah, kita harus mampu menemukan kekhasan yang menjadi keunggulan yang dapat digunakan untuk nilai jual atau promosi,” ungkapnya.

Memang, saat ini realnya masyarakat cenderung memilih madrasah atau sekolah yang unggul dan memiliki prestasi. Tentu untuk mencapai hal tersebut, pengelola harus mampu mengemas program kegiatan dengan konsep yang menarik dan inovatif.