LIBATKAN MAHASISWI KKN-ABCD 2021, PROGRAM STUDI BIMBINGAN KONSELING ISLAM ADAKAN DIALOG INTERAKTIF: “PULIH DAN TUMBUH DARI LUKA”

39
0
Dialog Interaktif Kesehatan Mental ” Pulih dan Tumbuh Dari Luka”

Blokagung | Rabu, 15 September 2021

Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (Prodi BKI) Institut Agama Islam Darussalam Blokagung bersama Mahasiswi KKN-ABCD 2021 Kelompok 33 mengadakan Dialog Interaktif Kesehatan Mental dengan tema “Pulih dan Tumbuh dari Luka”. Kegiatan ini diselenggarakan secara offline dengan menjaga protokol kesehatan yang bertempat di Aula Ny. Hj. Fatimatuzzahro pada hari selasa 14 September 2021 mulai pukul 8.00 hingga 10.50 dengan peserta yang hadir kurang lebih sekitar 50 Orang.

Acara tersebut diinisiasi oleh mahasiswa KKN-ABCD Kelompok 33, sekaligus bertujuan untuk promosi Laboratorium Bimbingan Konseling  Ma’nawiyah dibawah program studi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam Darussalam dan dihadiri oleh peserta yang merupakan segenap pengurus asrama pondok putri pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi.

Rangkaian Kegiatan ini dimulai dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia raya dan pra kata oleh ketua program studi Bimbingan dan Konseling Islam sekaligus Memulai Acara Seminar ini, dilanjutkan pemaparan dari narasumber yaitu Halimatus Sa’diah, S. Psi sebagai pembicara laboratorium ma’nawiyah, dan ibu Arni Nur Laila, S. Pd sebagai narasumber dengan tema “Pulih dan tumbuh dari luka”.

Dalam acara, Ibu Kaprodi BKI menyampaikan tentang pentingnya kita aware pada kondisi kesehatan mental, dan paham kapan butuh bantuan dalam proses penyelesaian permasalahan psikologis kita. Hal demikian yang mempelopori adanya lembaga konseling untuk menjawab kebutuhan, “Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik, sehingga kita harus aware terhadap kondisi mental kita. Hingga adanya Laboratorium Ma’nawiyah di Prodi Bimbingan Konseling Islam guna penanganan permasalahan psikologis melalui bimbingan dan konseling”, ujarnya.

Melalui Dialog Interaktif ini, diharapkan dapat membuka wawasan akan pentingnya kesehatan mental. Dalam kondisi dan situasi kedepan yang tidak menentu, diharapkan pribadi para santri tetap tangguh dan bisa membawa ke arah yang lebih baik. Selain hal tersebut, pemahaman peserta akan konsep diri akan baik hingga terampil dalam menjalani kehidupan kedepannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here