UIMSYA BLOKAGUNG TANDATANGANI NOTA KESEPAHAMAN DENGAN 32 PTKIS

UIMSYA BLOKAGUNG TANDATANGANI NOTA KESEPAHAMAN DENGAN 32 PTKIS

BOGOR – Jejaring kerja sama terus diperluas Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi semakin meneguhkan sebagai perguruan tinggi yang unggul. Baru-baru ini, UIMSYA melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan 32 Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), Senin (15/1/2024).

32 PTKIS diantaranya Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Bangil, Universitas Ma’arif Lampung (UMALA), Institut Agama Islam Nusantara Ash-Shiddiqiyah, Institut At Tanwir Bojonegoro, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Az Zahra Tasikmalaya, Institut Agama Islam Depok, Institut Agama Islam Lukman Edy, Institut Agama Islam (IAI) Tulang Bawang, Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Islam Mojokerto, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon, Institut Al Fithrah Surabaya, Universitas Islam An Nur Lampung, Institut Agama Islam Khozinatul Ulum Blora, Universitas KH. Mukhtar Syafaat Blokagung Banyuwangi, Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo, Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik, Institut Al Azhar Menganti Gresik, Institut Daarul Qur’an Jakarta, Ketua STAI Al Musaddadiyah Garut, Institut Nahdlatul Ulama (INU) Tasikmalaya, Institut Agama Islam Badrus Sholeh Kediri, Institut Islam Mambaul Ulum Jambi, Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik, Institut Agama Islam Al-Qolam Malang, Universitas Pesantren KH. Abdul Chalim, Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah, Universitas al-Falah Assunniyah (UAS) Kencong Jember, STAI Muhammadiyah Probolinggo, Universitas Islam KH. Ruhiat Cipasung, STAI Syekh H. Abdul Halim Hasan Al-Ishlahiyah Binjai dan Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru.

Rektor UIMSYA Blokagung Banyuwangi Dr. KH. Ahmad Munib Syafa’at Lc,.M.Ei mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh perguruan tinggi yang telah ikut berpartisipasi dalam penandatanganan nota kesepahaman ini. Ia berharap kerjasama seperti ini bisa terus berlanjut dan dapat melahirkan program-program unggulan yang dapat dilakukan secara bersama-sama.

 

“Tujuan dilaksanakannya MoU ini adalah untuk membangun hubungan kelembagaan yang lebih erat dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang dimiliki oleh masing-masing perguruan tinggi,” jelasnya.